Komisi II DPRD Pekanbaru Minta Awasi Peredaran Miras

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU-Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru mengutuk keras atas bebasnya peredaran minuman beralkohol di Kota Pekanbaru ini.

Sebab, miras merupakan minuman haram yang bertentangan dengan Budaya Melayu yang mayoritas penduduknya Islam.

Related posts

“Saya minta miras ini betul-betul ditertibkan. Apalagi peredaran miras sangat bertentangan dengan nilai budaya Melayu yang identik dengan nilai Islam. Apalagi Pekanbaru merupakan negeri Melayu,” kata anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru Muhammad Sabarudi, Rabu (10/3).

Politisi PKS ini berharap persoalan miras tidak terabaikan. Pasalnya, realita saat ini dari hasil sidak dilakukan Komisi II beberapa waktu lalu ditemukan beberapa toko kelontong menjual miras dengan bebas.

“Kembali saya ingatkan kepada OPD terkait baik itu Disperindag, Satpol PP maupun DPMPTSP agar mereka tak hanya sekedar memberikan izin, tetapi juga melakukan evaluasi dan memantau peredaran miras di Pekanbaru,” tegas Sabarudi.

Ditambahkan Sabarudi, dengan dijual bebas miras akan menimbulkan penyakit masyarakat, tingkat kriminalitas tinggi dan hancurnya masa depan para generasi.

“Miras ini sudah diatur pemerintah peredarannya hanya boleh di hotel yang memiliki bar, kafe yang ada barnya dan restoran yang memiliki bar. Tidak semua kalangan bisa konsumsi, kalau diecer tentu ini menjadi masalah,” pungkasnya. (Adv)