Selama Pemutihan PKB Bapenda Setor Rp8,58 M ke Kas Daerah

PEKANBARU-Sejak diberlakukannya pemutihan pajak kendaraan bermotor untuk wilayah Riau mulai pekan lalu, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau, telah menerima sebanyak Rp8,58 miliar, dari 5.653 unit Wajib Pajak (WP) yang memanfaatkan fasilitas pemutihan.
Kepala Bapenda Riau, Indra Putra Yana, mengatakan, hasil dari program pemutihan tersebut masuk sebagai pendapatan asli daerah (PAD), dari penerima pokok pajak yang disetor ke kas daerah.
“Sejak pemutihan denda pajak kita berlakukan, WP yang sudah mendapat fasilitas keringanan
sebanyak 5.653 unit. Sedangkan jumlah pokok pajak yang disetor di kas daerah Rp8,58 miliar. Untuk total penerimaan PKB sampai Oktober ini sebesar Rp840,7 miliar atau 84,49 persen. Hal ini mengalami peningkatan 1,2 persen dari target bulan Oktober 83,3 persen,” jelas Indra, Kamis (1/11).
“Kalau tahun lalu di periode yang sama, penerimaan PKB sebesar Rp757 miliar atau 82,14 persen. Ini artinya dari sisi nominal dan persentase penerimaan PKB mengalami peningkatan dari tahun lalu,” tambahnya.
Peningkatan tersebut selain faktor pemutihan, juga adanya razia pajak yang dilakukan pihaknya bersama pihak terkait Ditlantas Polda Riau, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, dan Satpol PP. Banyak dari masyarakay yang terkena razia tidak membayar pajak, dan diwajibkan membayar pajak di tempat.
Dalam beberapa hari operasi razia pajak, kendaraan bermotor yang berhasil dijaring sebanyak 5.000 unit lebih, sedangkan yang ditindak karena tak taat pajak sebanyak 900 unit lebih. Dari 900 unit itu yang melakukan membayar pajak di tempat (Samsat Keliling) sebanyak 95 wajib pajak.nur

 

Related posts